AD (728x90)

Selasa, 09 Juni 2015

Kecerdasan Buatan?

Share it Please
         Dua hari terakhir saya baru saya selesai menonton 2 film dengan genre yang sama yaitu Science-fiction. Dan dengan sangat kebetulan kedua fim ini membahas hal yang bisa saya katakan sama yaitu mengenai AI (Artificial Intelegence). Mengenai review dari film tersebut, mungkin akan saya ulas di kemudian hari. Saat ini saya ebih tertarik membahas mengenai AI atau kecerdasan buatan itu sendiri.

       Mengenai kecerdasan  buatan sepertinya saya tidak perlu menceritakan panjang lebar, tetapi disini saya sertakan pengertian kecerdasan buatan versi Wikipedia. Kecerdasan Buatan atau Intelegensi Artifisial (bahasa InggrisArtificial Intelligence atau hanya disingkat AI) didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzyjaringan syaraf tiruan dan robotika. (Source: Wikipedia.org). Intinya kita sebenarnya telah terbiasa menggunakan produk dari kecerdasan buatan, seperti komputer dan berbagai permainan di dalamnya, dan tentu saja hal yang paling menarik untuk dibicarakan adalah robotika.

        Pada film Chappie, seorang programmer membuat sebuah program bagaimana sebuah robot bisa berfikir, bisa memikili kesadaran seperti seorang manusia (Human), dimana robot tersebut bisa belajar dan mengambil keputusan sendiri. Seperti memberikan jiwa dalam robot tersebut, sehingga seakan-akan dia hidup.Begitu pula pada film Ex Machina yang menceritakan tentang CEO perusahaan search engine terbesar mengundang seorang programmer untuk menentukan sudah cukup cerdaskah robot yang dibuat berdasarkan emosi, mimik wajah, suara dan berbagai sense dari manusia yang telah disadap dari penggunaan telepon seluler dari berbagai penjuru dunia.

        Kemudian pertanyaan yang muncul apakah kelak, hal tersebut benar-benar bisa terjadi? Bahwa kita bisa menciptakan robot yang dapat  berfikir, mengolah data dan mengambil keputusan seperti layaknya manusia. Apakah kelak kita dapat menciptakan robot untuk segala keperluan?. kemungkinan hal itu terjadi sebenarnya cukup mungkin. mengingat kita memasuki era internet of things atau sebagian orang malah menyebut internet of everything (IoE). Banyak kalangan baik itu peneliti pribadi atau institusi benar-benar fokus mengembangkan kecerdasan buatan ini sendiri.

      Selanjutnya dalam kecerdasan buatan itu sendiri kita memiliki parameter tersendiri untuk menentukan seberapa pintarkah robot ataupun bisa dikatakan program yang telah dibuat. Parameter tersebut dikenal sebagai Turing Test. Alan Turing Ilmuwan kebangsaan Inggris adalah peneliti peneliti-peneliti komputer modern digital pertama. Selain itu dia adalah orang pertama yang berpikir menggunakan komputer untuk berbagai keperluan. Dia mengatakan bahwa komputer dapat menjalankan berbagai program. Tes Turing adalah ujian yang menentukan apakah suatu mesin mampu menunjukkan perilaku cerdas yang mirip dengan atau tak dapat dibedakan dari manusia. Dalam ujian ini, seorang penentu melakukan perbincangan dengan manusia dan mesin yang tak dapat dibedakan dari manusia biasa. Semua peserta dipisah satu sama lain. Jika sang penentu tak mampu membedakan mesin dari manusia, mesin itu dikatakan telah lulus ujian ini. Tes ini tidak memeriksa kemampuan menjawab dengan benar, tetapi seberapa mirip jawaban mesin dengan manusia. Perbincangan dibatasi melalui teks seperti papan ketik dan layar, sehingga hasilnya tidak diganggu oleh kemampuan mesin untuk mengubah kata-kata menjadi suara.

       Dan jika suatu saat kita berhasil membuat sebuah robot yang berhasil melewati tes turing dan kita tidak mampu membedakan apakah dia manusia atau robot, maka satu konklusi yang jelas adalah robot menjadi lebih pintar dari manusia. Dan apakah itu bisa terjadi? Kita lihat saja, sepertinya kecerdasan buatan sebentar lagi akan memasuki era emasnya. Perihal masa depan, siapa yang tahu!

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 komentar:

Posting Komentar

© 2013 My Alpha Project. All rights resevered. Designed by Templateism