AD (728x90)

Kamis, 14 Januari 2016

Menanti Bintang Baru di Anfield

Share it Please
     Tadi malam Anfield Satdium menyajikan laga yang menakjubkan saat Liverpool menjamu Arsenal. Kedua tim menunjukkan permainan apik, umpan2 pendek yang cepat diperagakan oleh kedua tim. Kedua tim yang bermain aggresive dan menyerang menghasilkan banyak gol, pertandingan pun terjadi dengan ritme yang sangat tinggi. Jual beli serangan menunjukkan betapa sepakbola menyerang arsenal dan gegenpressing nya Juergen Klopp dengan pressing tinggi pasti membuat penonton yang membeli tiket langsung menonton di stadium tidak akan kecewa. Gol demi gol pun terjadi diawalai gol dari Roberto Firmino memanfaatkan bola mentah dari tendangan Emre Can yang tidak dapat diantisipasi oleh Peter Cech, tetapi tidak lama berselang Arsenal menyamakan kedudukan lewat tendangan Ramsey meneruskan umpan Campbell. Gol kedua kembali datang dari kaki Firmino, tendangan spektakulernya bersarang tepat di pojok kiri atas gawang Cech, kembali tidak lama berselang Oliver Giroud menyamakan kedudkan memanfaatkan tendangan sudut dari Ramsey.
   
     Kedudkan imbang pun bertahan sampai jeda bak pertama. Babak kedua giliran Arsenal mengungguli Liverpool tendangan kaki kiri dari Oliver Giroud bersarang kiri gawang simon Mignolet yang tidak bisa bergerak sam sekali. beruntung menjelang pertadingan berakhir Liverpool berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan Allen yang memanfaatkan umpan sundulan dari Benteke. Skor imbang sepertinya cukup adil untuk kedua tim, melihat performa yang sama sama bagus dari tim tuan rumah maupun tim tamu.

source : https://www.reddit.com
     Tetapi ada hal yang menarik dari pertandingan tadi malam yaitu performa Roberto Firmino yang begitu luar biasa. dia berhasil mengacak pertahanan Arsenal. Firmino sendiri nyaris mencetak hattrick tadi malam andai saja satu tendangannya tidak mengenai mistar gawang Arsenal. Karena penampilan nya yang gemilang pula Firmino mendapatkan Man of the Match versi whoscored dengan nilai 9,2 mengungguli nilai 8,6 yang dicatatkan Oliver Giroud. Sejauh ini Firmino memang cuma mampu menyarangkan 3 gol dan 3 assist dari 12 pertandingan Premier League, dimana dari 12 pertandingan tersebut setengah dia memulai pertandingan dari bangku cadangan. Tapi mengingat posisi dia yang biasanya dijadikan false nine, bukan stiker murni hal ini cukup menggembirakan. Lagi pula ini merupakan musi pertamanya bermain di Premiere League, dan tentunya dia butuh adaptasi terlebih dahulu.

    Roberto Firmino memang bukan lah pemain baru, sebelumnya dia pernah bermain di Hoffenheim, klub kasta pertama liga Jerman. Dia juga berhasil mencploskan 38 gl di bundesliga dari 140 pertandingan selama 5 tahun bermain di di Bundesliga. Dengan prestasi terbaik adalah 16 gol pada musim 2013/2014 yang hanya berjarak 4 gol dari topskor bundesliga tahun tersebut, Robert Lewandowski. Melihat perkembangan yang signifikan dari Firmino memang dia menunjukkan performa yang semakin baik hari dmei hari, dribbling yang sangat baik dan tendangan yang lumayan bagus bisa menjadi kunci kesuksesan dia menjadi pemain besar suatu hari nanti.

     Beberapa tahun terakhir memang Liverpool sangat kekurangan pemain bintang dan berkualitas yang menyebabkan mereka sulit bersaing di Premiere League. Ditambah lagi Liverpool juga sangat bergantung pada beberapa pemain, seperti yang terjadi dua musim silam ketika Liverpool nyaris menjadi juara Premiere League sebelum performa uruk mereka di 3 pertandinganterakhir memaksa mereka harus merelakan gelar kepada manchester city dan puas sebagai runner up. Pada musim tersebut Liverpool terdongkrak dengan penampilan luar biasa dari Luis Suarez (sebelum pindah ke barca) dan Daniel Sturridge. Tetapi pada musim selanjutnya setelah kepindahan Suarez dan Sturridge cedera, penampilan Liverpool kembali kacau yang hanya  mapu finish di tangga ke-6 pada klasmen akhir.

     Sejatinya Liverpool tidak hanya bergantung pada nama tersebut musim lalu dan awal musim ini juga terlihat betapa Liverpool sangat bergantung pada sosak Cautinho yang sering kali menjadi pembeda di tim. sepertinya era kejayaan Liverpool masih harus menunggu waktu kembali, setidaknya sampai saat mereka bisa mendaratkan bintang baru di Anfield atau memaksimalkan kualitas pemain-pemain yang sudah ada. Benteke memang tampil baik selama ini, tepai sosoknya masih belum sesuai ekspektasi fans The Reds yang menginginkan pemain bintang. Penampilan Lallana juga masih biasa saja, Ibe malah masih jauh dari sosok bintang melihat bagaiman dia sering kelihangan bola akibat terlalu lama menahan bola di kakinya, wlaupun harus diakui kualitas dribblingnya juga di atas rata-rata. Alberto Moreno juga seringkali membuang peluang-peluang yang seharusnya bisa menjadi gol, Clyne yang juga kadang sering terlambat kembali ke pos pertahanan. performa Sakho dan Toure juga masih biasa saja, sama dengan performa Henderson yang baru comeback dari cedera. Performa Simon Mignolet juga masih sering angin-anginan, sepertinya Liverpool perlu membeli kiper baru untuk mengantisipasi permainan Mignolet yang masih angin-anginan. Emre Can sejauh ini memang menunjukkan perkembangan yang positif, demikina juga dengan Milner.

source: http://www.gettyimages.com/
    Tapi kita tunggu saja apakah Anfield akan mendatangkan pemain bintang baru pada transfer musim dingin kali ini dan transfer musim panas nanti, atau Liverpool akan mencetak pemain bintang baru dari sosok-sosok yang sudah ada saat ini seperti Firmino, Benteke atau Can dan lainnya. Ya, kita tunggu saja bagaimana kelanjutannya

[FSN] Fans dari klub yang katanya memonopoli Bundesliga.

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 komentar:

Posting Komentar

© 2013 My Alpha Project. All rights resevered. Designed by Templateism